strategi cara membeli emas antam

Strategi Cara Membeli Emas Antam – Investasi bukanlah monopoli kaum berduit. Kini, semua orang bisa berinvestasi, karena ada beragam pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan.

Jika Anda masih berpikir berinvestasi memerlukan uang yang banyak, maka saat Anda harus merubah pola pikir tersebut. Sekarang ini, investasi bisa saja dilakukan oleh siapa saja, karena banyak pilihan produk investasi yang semakin terjangkau.

Namun di dalam investasi tentunya harus memperhatikan berbagai hal. Strategi cara membeli emas Antam yang baik akan menghasilkan keuntungan dan mempercepat kesuksesan. Berikut ini adalah strategi cara membeli emas Antam yang harus diperhatikan.

Strategi Cara Membeli Emas Antam Yang Harus Diperhatikan

strategi cara membeli emas antam

Sepintas, investasi emas Antam kelihatannya bebas risiko. Namun, jika salah strategi maka kita tetap saja bisa merugi.

Untuk itu, agar terhindar dari kerugian, hendaknya kita harus selalu memperhatikan strategi cara membeli emas Antam. Hal apa saja yang membuat rugi dan justru akan membuat kita untung wajib diperhatikan. Maka dari itu, mari kita pelajari hal hal apa saja yang perlu diperhatikan dari strategi cara membeli emas Antam berikut ini.

1. Harga Buyback Selalu Lebih Rendah Dari Harga Beli Baru.

Di gerai-gerai yang memperjualbelikan Emas Antam, selalu ada minimal dua jenis harga: harga beli baru dan harga buyback. Harga beli baru akan selalu lebih tinggi dibanding harga buyback.

Contohnya pada 20 September 2017, harga Emas Antam di LM Jakarta Pulogadung dihargai Rp609,000 per gram, tetapi harga buyback Rp548,000 per gram. Padahal, meski saat membeli itu kita dikenai harga beli baru, tetapi untuk menjualnya kembali ke gerai maka akan dikenakan harga buyback.

Dengan kata lain, bila kita membeli Emas pada pagi hari untuk dijual kembali pada sore harinya, maka kita pasti akan rugi.

2. Ketentuan Dan Harga Buyback Emas Berbeda Di Tiap Gerai.

Perlu diketahui, tak semua tempat yang menjual Emas Antam akan memfasilitasi buyback. Atau dengan kata lain, kita hanya bisa beli emas di sana, tetapi tak dapat menjualnya kembali di tempat yang sama.

Ketika akan dijual kembali di tempat lain pun, boleh jadi ada gerai yang hanya mau buyback Emas yang dulu dibeli di sana, serta menolak untuk buyback emas yang dahulu dibeli dari pihak lain. Atau, boleh jadi menerima buyback Emas dari mana saja, tetapi jika dahulu dibeli dari pihak lain, maka dikenakan harga lebih rendah.

Oleh karena itu, sebelum membeli emas di suatu tempat, berbicaralah langsung dengan pelayannya. Pastikan bahwa mereka melayani buyback, atau dengan kata lain, kita bisa menjual kembali emas batangan itu kelak di kemudian hari.

strategi cara membeli emas antam

3. Harga Emas Hanya Meningkat Dalam Jangka Panjang.

Jika melihat grafik harga emas, boleh jadi Anda akan melihat bahwa harga emas setiap tahun cenderung terus meningkat. Namun, itu hanyalah mitos. Ada tahun-tahun ketika harga emas menurun secara nominal, atau tidak mengalami perubahan besar.

Dengan patokan itu, maka harga buyback tentu lebih rendah lagi. Artinya, jika kita membeli Emas hari ini untuk dijual kembali besok, maka kita kemungkinan besar akan merugi.

Fluktuasi harga emas ini akan lebih mencolok lagi apabila kita mengamati data harga emas setiap hari. Oleh karena itu, investasi Emas Antam sebaiknya dilakukan dengan target jangka panjang.

Misalnya untuk menyiapkan dana bagi anak balita Anda untuk kuliah di masa depan, atau untuk berangkat haji beberapa tahun yang akan datang, atau untuk diwariskan pada anak-cucu, dan lain sebagainya.

Nah sudah tahu kan apa saja yang termasuk strategi cara membeli emas Antam. Untuk itu, lakukan cara di atas agar investasi Anda berjalan dengan baik. Sebelumnya kita juga harus memperhatikan dimana akan menyimpan emas investasi, lebih baik emas tersebut di simpan di brankas karena tingkat keamanannya tinggi.