Lihatlah dan Buktikan Sendiri! Cara Membuat Minyak Kelapa VCO dan Pemanfaatannya

Minyak Kelapa VCO (virgin coconut oil) adalah minyak kelapa yang dibuat dari bahan baku kelapa segar, diproses dengan pemanasan terkendali atau tanpa pemanasan sama sekali, tanpa bahan kimia dan RDB.

Penyulingan minyak kelapa seperti di atas berakibat kandungan snyawa-senyawa esensial yang dibutuhkan tubuh tetap utuh. Minyak kelapa murni dengan kandungan utama asam laurat ini memiliki sifat antibiotik, anti bakteri dan jamur.

Lihatlah dan Buktikan Sendiri! Cara Membuat Minyak Kelapa VCO dan Pemanfaatannya

Minyak kelapa murni, atau lebih dikenal dengan Virgin Coconut Oil (VCO), adalah modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan.

Pembuatan minyak kelapa murni ini memiliki banyak keunggulan, yaitu:

  • tidak membutuhkan biaya yang mahal, karena bahan baku mudah didapat dengan harga yang murah
  • pengolahan yang sederhana dan tidak terlalu rumit, serta
  • penggunaan energi yang minimal, karena tidak menggunakan bahan bakar, sehingga
  • kandungan kimia dan nutrisinya tetap terjaga terutama asam lemak dalam minyak.

 

Pemanfaatan Minyak Kelapa VCO Sebagai Bahan Bakar

Minyak kelapa dapat dimanfaatkan secara langsung menjadi bahan bakar selayaknya solar. Minyak kelapa memiliki kekentalan 50-60 centi stokes, sedangkan solar 5 centi stokes. Pada suhu antara 80-90 derajat celsius, minyak kelapa memiliki kekentalan yang setara dengan solar.

Salah satu inovasi yang dikembang Departemen teknik pertanian yaitu dengan memanfaatkan suhu kenalpot untuk mengubah kekentalan minyak kelapa agar sama dengan solar.

Gas buang knalpot memiliki temperatur 350-360 derajat celcius sehingga diperlukan koil pendingin untuk menurunkan temperatur knalpot. Kemudian minyak kelapa melalui sebuah selang dialirkan melalui knalpot sebelum menuju ke ruang pembakaran mesin diesel.

Cara seperti ini tentunya lebih murah dibandingkan dengan memanfaatkan kokodiesel, yaitu minyak kelapa yang telah melalui proses industri untuk diubah menjadi biodiesel.

Harga kokodiesel saat ini berkisar Rp. 10.000 per liter, sedangkan minyak kelapa yang tidak melalui proses pengolahan bisa jauh lebih murah.

Selain itu, kelapa merupakan tanaman yang umum tumbuh di daerah pesisir, menjadikannya sumber bahan bakar yang potensial bagi nelayan setempat yang cenderung mengalami kesulitan bahan bakar, baik masalah harga maupun ketersediannya.

Minyak kelapa yang dimanfaatkan adalah minyak kelapa yang telah melalui proses pemanasan guna menghilangkan asam lemak bebasnya.

 

Cara Membuat Minyak Kelapa VCO

  • Pilih kelapa yang sudah matang atau yang berwarna cokelat bukan yang hijau muda, lalu belah kelapa menjadi 2 bagian.
  • Untuk mengambil daging kelapa gunakan pisau tajam atau sendok logam yang kokoh.
  • Potong daging kelapa menjadi potongan-potongan kecil.
  • Tempatkan potongan ke dalam alat pemarut kelapa.
  • Blender parutan kelapa dengan food processor kecepatan sedang hingga daging kelapanya hancur. Anda bisa menambahkan sedikit air untuk membantu proses penghancuran dan pembuatan santan.
  • Saring santan. Gunakan kain katun tipis yang diletakan di atas wadah mulut lebar. Tuangkan sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok kecil. Peras daging kelapa yg sudah dihancurkan tadi menggunakan kain katun tipis. Lakukan secara berulang sampai santan kelapanya habis.
  • Diamkan air perasan kelapa selama minimal 24 jam. Agar santan dan minyak dapat terpisah dan lapisan minyak akan muncul di bagian atas. Anda bisa juga mendinginkan wadah fermentasi setelah 24 jam, hingga temperatur 10oC. Maka minyak dibagian atas dapat membeku dan mudah diambil.
  • Ambil minyak dengan menggunakan sendok, dan ada telah mendapatkan virgin coconut oil VCO murni. Bagian air tersisa di dalam botol bagian bawah.

Demikian dari saya semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Similar Posts