Kemasan adalah bungkus atau wadah yang digunakan pada makanan atau barang. Hal yang perlu diketahui yaitu ada jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Ditinjau dari bahannya kemasan makanan atau minuman terbagi menjadi kemasan plastik, kemasan kertas, kemasan kaleng, kemasan styrofoam, dan kemasan kaca.

Beberapa sumber kesehatan menyebutkan bahwa kemasan pada makanan dapat memiliki efek buruk bagi kesehatan tubuh manusia. Hal itu diakibatkan oleh bermacam bahan kimia yang terkandung dalam bahan kemasan. Akan tetapi seberapa besar pengaruh terhadap kesehatan akan sangat tergantung ketahanan kondisi fisik tubuh masing-masing orang.

Kalimat ajakan yang berbunyi “mencegah lebih baik daripada mengobati” menjadi pilihan yang paling tepat bagi kita. Bukanlah kita tidak makan sama sekali produk kemasan, namun kita perlu mengaturnya agar kita tidak terlalu banyak menkonsumsi makanan kemasan.

Ada baiknya kita mengetahui jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut pembahasan pada artikel kali ini. Kenali Jenis Jenis Pengemasan untuk Menjaga Produk anda agar tetap terjaga kualitasnya.

Jenis jenis Kemasan Beserta Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing

1. Plastik

jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan

Plastik merupakan kemasan yang paling banyak digunakan dalam industri saat ini. Kemudahannya dalam memproduksi dan penggunaannya menjadi pilih kemasan paling murah. Namun akibat buruknya membuat sampah plastik begitu besar dalam beberapa dekade terakhir dan berdampak buruk bagi kondisi alam juga.

Bagi orang awam akan menganggap plastik untuk kemasan tidak ada bedanya satu dengan lainnya, padahal plastik dibuat sesuai penggunaan kemasan. Ada jenis plastik yang dibuat khusus untuk produk tertentu dan tidak boleh digunakan untuk jenis produk lain. Misalnya botok plastik, dibuat menggunakan kode tertentu sesuai kegunaan.

Penggunaan plastik yang tidak sesuai dengan fungsinya ini, dikhawatirkan akan terjadi perpindahan komponen kimia dari plastik ke dalam makanan. Beberapa kemasan berbahan plastik terdiri dari material polyetilen polypropilen polyvinylchlorida yang jika dipanaskan dapat menimbulkan dioksin.

Dioksin merupakan suatu zat yang sangat beracun dan merupakan penyebab kanker serta dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh seseorang. Sebaiknya gunakan plastik sesuai kode yang telah ditetapkan sesuai jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan

  1. Kedap udara dan air
  2. Lebih elastis
  3. Tidak mudah rusak atau bocor

Kekurangan

  1. Tidak ramah lingkungan
  2. Mengandung bahan kimia
  3. Susah hancur

2. Kertas

jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan

Kertas juga bahan yang digunakan sebagai pengemas makanan. Akan tetapi beberapa jenis kertas seharusnya tidak boleh untuk dijadikan kemasan, terutama adalah kertas bekas. Kertas bekas terdapat tulisan dari tinta yang mengandung bahan kimia dan terdeteksi mengandung timbal yang melebihi batas.

Bahan kimia maupun timbal masuk ke tubuh manusia melalui saluran pernapasan atau pencernaan. Bahan tersebut kemudian menuju sistem peredaran darah, dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lainseperti ginjal, hati, otak, saraf dan tulang.

Penggunaan bahan kertas sebagai bahan kemasan seharusnya menggunakan kertas yang telah dinyatakan aman untuk kemasan makanan.

Kelebihan

  1. Lebih Ramah Lingkungan
  2. Bahan Kaku/Solid
  3. Lebih mudah pembuatannya

Kekurangan

  1. Tidak kedap udara maupun air
  2. Mudah sobek
  3. Tidak elastis

3. Kaleng

jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan

Kemasan kaleng banyak digunakan di berbagai industri makanan maupun non makanan. Bahan kemasan dari kaleng memiliki kekuatan mekanik yang tinggi. Kaleng tahan tehadap perubahan-perubahan lingkungan, barrier yang baik terhadap gas, uap air, debu dan desain bentuk serta labeling ideal.

Pemakaian kaleng harus dilapisi timah putih dengan sistem pelapisan sangat ketat dan tidak boleh ada lubang pori sekecil apa pun. Bahaya utama makanan dengan kemasan kaleng yaitu tumbuhnya Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan keracunan botulinin.

Tanda dari keracunan botulinin antara lain tenggorokan menjadi kaku, mata berkunang-kunang dan kejang-kejang yang membawa kematian karena sukar bernapas. Bakteri ini tumbuh pada makanan kaleng yang tidak sempurna pada pengolahannya atau pada kaleng yang bocor.

Cermati pemilihan kaleng kemasan untuk menghindari bahaya-bahaya yang tidak diinginkan tersebut.

Kelebihan

  1. Mudah dibawa
  2. Lebih Kuat
  3. Bagian luar bisa diisi apa saja

Kelemahan

  1. Mudah berkarat dalam kondisi lembab
  2. Pengemasan memerlukan alat khusus
  3. Bentuk tidak unik

4. Styrofoam

jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan

Kemasan styrofoam dibuat dari kopolimer styrene menjadi populer di kalangan bisnis makanan. Bahan tersebut dapat mencegah terjadinya kebocoran dan mampu mempertahankan bentuknya saat dipegang pelanggan. Kemasan berbahan styrofoam juga mampu mempertahankan suhu panas dan dingin agar tetap nyaman dipegang.

Kemasan ini sangat populer dilangan pebisnis makanan dikarenakan harganya yang sangat relatif murah. Akan tetapi bahan styrofoam diragukan keamanannya sebagai kemasan makanan. Bahaya bahan gabus styrofoam ini dapat melepas monomer stiren jika dipakai untuk makanan panas, belemak, beminyak, dan beralkohol.

Bagian Keamanan Makanan Pemerintah Jepang pada bulan Juli 2001 mengutarakan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menimbulkan endocrine disrupter, yaitu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada sistem endokrinologi dan reproduksi manusia. Penyakit tersebut diakibatkan bahan kimia karsinogen dalam makanan.

Kemasan styrofoam menjadi berbahaya karena dibuat menggunakan butiran-butiran styrene yang diproses dengan benzana. Zat benzana merupakan salah satu zat yang menimbulkan berbagai macam penyakit seperti mempercepat detak jantung, gangguan syaraf, anemia, badan gemeteran, mudah gelisah, gangguan kelenjar tiroid, bahkan kanker.

Kelebihan

  1. Dapat menjaga bentuk dalam kondisi panas maupun dingin
  2. Kedap terhadap minyak maupun air
  3. Bahan ringan

Kekurangan

  1. Mengandung zat kimia berbahaya
  2. Tidak dapat terurai
  3. Proses pembuatannya menimbulkan polusi udara

5. Gelas  / Kaca

jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan

Bahan kemasan makanan dan minuman paling aman adalah gelas. Makanan atau minuman yang disimpen di botol kaca akan lebih awet kecuali produk yang rentan terhadap sinar UV. Kemasan kaca dapat digunakan pada waktu yang lebih lama maupun penggunaan berulang-ulang.

Kelebihan

  1. Sangat baik ketahanan abrasi
  2. Tahan terhadap bahan kimia, pelarut, minyak, gemuk
  3. Tidak ada masalah degradasi UV
  4. Stabil pada rentang suhu yang lebar
  5. Lama hidup produk.

Kekurangan

  1. Kemasan lebih berat
  2. Kemasan rentan pecah
  3. Harga yang lebih mahal

Demikian pembahasan dari materi tentang jenis jenis kemasan beserta kelebihan dan kekurangan. Pilih kemasan makanan yang memiliki kerugian minimal, walaupun terpaksa menggunakan kemasan yang kurang sehat gunakan seminimal mungkin.

Kunjungi juga halaman 4 TIPS EFEKTIF USAHA KERIPIK BUAH, DIJAMIN LAKU CEPAT, UNTUNG BANYAK!

Similar Posts