Cara Merawat Anak Sapi

Di artikel saya kali ini akan mebahas tentang cara merawat anak sapi yang baik dan benar. Untuk kalian yang sedang mempunyai anak sapi atau yang sering disebut pedet ini harus dirawat dengan baik dan benar. Hal ini bertujuan agar nantinya anak sapi cepat besar dan pertumbuhan sapi dapat berjalan dengan optimal.

Mari langsung saja simak di bawah ini tentang cara merawat anak sapi yang baik dan benar.

Perawatan Anak Sapi(pedet)

Metode pemeliharaan pedet yang optimal sangatlah penting. Bagi anda yang sedang menekuni usaha pada bidang ternak kususnya ternak sapi, Merawat anak sapi yang benar merupakan kunci utama untuk kesuksesan anda dalam budidaya sapi.

Umumnya kematian sapi tertinggi terjadi saat masih pedet sejak lahir hingga umur 3 bulan mencapai 20%. Agar dappat mengurangi kematian dan dapat tumbuh menjadi sapi yang berkualitas baik, usahakan pedet waktu lahir harus sehat dan kuat, maka anda perlu merawat pedet yang dimulai sejak pedet masih di dalam kandungan dalam bentuk janin (fetus).

sekitar lebih dari 50% pertumbuhan janin dialami selama beberapa minggu akhir kebuntingan. Pada saat itu pertumbuhan janin sangatlah cepat, yaitu berkisar antara 3 – 4 kali lebih cepat dari pertumbuhan sebelumnya. Agar anak sapi atau pedet dapat dilahirkan dengan sehat dan kuat maka perlukan kurang kebih dua bulan sebelum kelahiran pemerahan dihentikan.

Perawatan Yang Harus Dilakukan Setelah Pedet Lahir

  1. Pindah pedet secepatnya di tempat yang aman dan diberi alas jerami atau rumput kering yang bersih.
  2. Segera bersihkan lendir yang terdapat pada hidung dan mulut pedet.
  3. Periksalah apakah pedet sudah dapat bernafas. Apabila belum dapat bernafas, dapat dibantu dengan nafas buatan yaitu dengan cara menekan pada bingkai dada berkali-kali atau menggerak-gerakkan/ mengangkat kaki depan.
  4. Setelah pedet sudah dapat bernafas, tindakan selanjutnya adalah mengoleskan/memasukkan larutan iodin 7% ke dalam potongan tali pusar agar badan pedet tidak kemasukan bibit penyakit melalui tali pusar. Apabila tali pusar pedet terlalu panjang maka anda dapat memotongnya dengan panjangnya sekitar 5-7 cm. Jika tali pusar terjadi pendarahan dapat dicegah dengan cara diikat.
  5. Biarkan induk menjilati anaknya, agar jilatannya lebih kuat, taburkan garam dapur di sekujur tubuh pedet. Jilatan induk ini akan dapat membantu lancarnya pernafasan dan merangsang sirkulasi darah. Apabila induk tidak mau menjilati anaknya, bersihkan lendir pada tubuh pedet dengan menggunakan kain lap.

Pemberian Pakan Pedet Pada Hari ke 4 Hingga Disapih

Saat umur pedet mencapai satu mingu pada dasarnya pedet bukan ternak pemamah biak (ruminansia), melainkan ternak yang hanya berperut sederhana. Jika dibandingkan dengan sapi dewasa, rumen, retikulum dan omasum pedet belum berkembang, sedangkan abomasum merupakan bagian yang terbesar (70%) dari total alat pencernaan.
Susu yang diminum tidak dapat melalui rumen, tetapi langsung dari mulut ke abomasum melalui esophageal groove. Esophageal groove merupakan saluran yang dapat menjadi susu pengganti agar tidak masuk ke rumen. Karena pada saat itu makanan yang dikonsumsi adalah berupa makanan cairan (susu).
Maka pakan akan masuk osephagus dan selanjutnya akan masuk ke abomasum dan diserap oleh intestinum. Rumen akan tetap tidak dapat berkembang hingga konsentrat atau hijauan belum diberikan pada pedet. Agar rumen segera berfungsi.
Dianjurkan setelah pedet sudah berumur sekitar satu minggu. Pedet dilatih untuk makan pakan kasar berupa calf starter dan hijauan tersebut masuk ke rumen dan dicerna oleh bakteri yang ada dalam rumen. Selanjutnya akan dapat merangsang perkembangan rumen.
Apabila pedet diberikan pakan konsentrat dan pakan hijauan sejak umur satu minggu, maka rumen akan dapat berfungsi secara penuh setelah pedet berumur 2-3 bulan. Volume remen dapat mencapai sekitar 70% dari volume alat pencernaan. Pada saat dewasa volume rumen dapat mencapai hingga 80% dan abomasum hanya sekitar 7%.
Pakan pedet pada hari ke 4 sampai disapih pada dasarnya ada 4 pilihan makanan:
1) susu murni,
2) kolostrum asam,
3) susu pengganti
4) susu afkiran.
Apabila anda merasa tertarik dengan merawat anak sapi, sebenarnya bisa menjadi peluang usaha dengan keuntungan yang lumayan besar lo. Anda juga harus memiliki sebuah brankas untuk menyimpan hasil dari usaha yang sedang anda jalani supaya aman dan terhindar dari pencurian.
Demikian artikel yang dapat saya tulis tentang cara merawat anak sapi yang baik dan benar. Semoga bermanfaat. Mungkin anda juga tertarik untuk mempelajari tentang Pakan Penggemukan Sapi Perah Agar Menghasilkan Susu Yang Melimpah.
Similar Posts